Resensi Novel (Un) Broken Wings

unbroken-wings

JUDUL: (Un) Broken Wings, Biarkan Cinta Menyelesaikan Segalanya

PENULIS: Pia Devina

TEBAL: 302 halaman

PENERBIT: Diva Press

————————————–>>>>>————————————————————————————————-

(Un) Broken Wings adalah novel remaja yang ditulis oleh Pia Devina. Dalam novel ini, Pia menyuguhkan cerita percintaan dan problematika hidup remaja di usia SMA. Fokus novel ini bercerita tentang hubungan antara dua tokoh utama yakni Anna dan Evan. Sejak kecil, Anna dan Evan sangat akrab, keduanya mengalami cinta pertama. Bagi Evan, Anna adalah bidadari kecilnya.

Namun, masalah muncul ketika Evan harus pindah ke Jogja bersama keluarganya. Ia pun harus berpisah dengan Anna. Setelah 10 tahun berlalu, Evan akhirnya kembali ke Bandung, tempat di mana ia menghabiskan masa kecilnya bersama Anna. Ia sangat senang karena dengan kembali ke Bandung berarti ia bisa kembali berjumpa dengan bidadari kecilnya, yang sekarang sudah remaja.

Evan sendiri punya adik perempuan bernama Katya yang kerap disapa Aya. Di sekolahnya, Aya dimusuhi oleh Sandra. Aya terus mendapat masalah dari ulah Sandra, mulai dari dikerjai di ulang tahun Sandra, hingga dipermainkan hatinya. Sandra memanfaatkan teman-temannya di kelas 3 untuk mengerjai Sandra. Di sinilah ada tokoh bernama Rion, teman Sandra yang anggota band, The Ebonique. Sandra meminta Rion pura-pura memacari Aya. Rencana Sandra sukses besar karena pada akhirnya, Aya sangat terpukul karena merasa dipermainkan oleh Rion. Padahal, Rion ternyata benar-benar jatuh hati kepada Aya.

Sandra adalah tokoh yang dijadikan pembuat konflik oleh penulis novel ini. Sandra menjadi tokoh antagonis atau katakanlah penjahat dalam cerita ini. Musuh utama Sandra adalah Aya dan juga kakaknya, Evan. Kalau Aya pernah dipermalukan di ulang tahunnya dan dibikin patah hati, Sandra melakukan tindakan lebih tragis kepada Evan. Dengan membayar preman, Sandra pernah nyaris membuat Evan kehilangan nyawa. Sandra membuat Evan mengalami kecelakaan motor yang sudah direncanakan. Untungnya, Evan selamat dari kecelakaan itu.

Pia benar-benar memutar otak pembacanya. Meskipun ceritanya hanya seputar percintaan dan problematika remaja, tapi Pia membuat pembaca berpikir keras tentang jalan cerita dan penokohannya. Satu kejutan yang diberikan Pia kepada pembacanya adalah menciptakan tokoh antagonis dan protagonis dalam diri satu orang. Sandra yang jahat dan penuh kebencian ternyata adalah Anna, gadis kecil teman Evan yang sudah diceritakan sejak halaman-halaman awal Novel ini. Nama lengkap gadis itu adalah Sandra Mevianna.

Tokoh Katya atau Aya juga menjadi sangat menarik. Meskipun tokoh Aya disorot dari awal hingga akhir cerita, tapi Aya sebenarnya hanyalah peran pembantu. Tokoh utamanya tetaplah Sandra dan juga Evan. Aya di sini menjadi tokoh yang mengalirkan cerita. Konflik di cerita ini terbentuk dari perubahan sifat Sandra, dari seorang gadis kecil yang lugu menjadi remaja yang sangat cantik tapi penuh kebencian.

Sandra bisa berubah 180 derajat akibat kondisi keluarganya yang berantakan. Ayah Sandra atau Anna kerap berselingkuh dan akhirnya bercerai dengan ibunya. Sandra yang dari kecil tidak dipedulikan oleh ayahnya, semakin menderita karena ibunya juga bertindak semena-mena kepadanya. Ibunya akhirnya menikah lagi dan hanya berkonsentrasi menjadi wanita karier. Sedangkan Sandra kerap dimarahi dan bahkan disiksa secara fisik oleh ibunya.

Dalam kondisi tertekan akibat kondisi keluarganya yang babak belur, Sandra kecil atau Anna, malah ditinggal oleh Evan yang harus pindah ke Jogja. Dari situlah, Sandra sangat membenci Evan karena dia merasa ditinggal oleh sosok yang dianggapnya sebagai pelindung. Tindakan jahat Sandra kepada Evan dan Aya ketika beranjak remaja adalah bentuk dari kebencian Sandra akibat konflik di masa kecilnya.

Rion punya peran yang sama seperti Aya. Dia di sini menjadi tokoh pembantu, yang meskipun bukan tokoh utama tapi kerap muncul di dalam cerita. Rion kerap menggalaki Aya, sesuai dengan instruksi dari Sandra. Rion sebenarnya tokoh baik. Ia bertindak jahat kepada Aya karena ia menyayangi Sandra, bukan sebagai kekasih tapi teman dekat. Rion rela melakukan apapun demi Sandra karena ia tahu kondisi mentalitas Sandra yang tertekan akibat konflik di keluarganya.

Rion menjahati Aya karena peduli dengan Sandra. Rion pernah berkelahi sampai berdarah-darah dengan preman yang nyaris membunuh Evan. Rion meminta Sandra untuk menghentikan rencana jahatnya karena tidak ingin menyakiti Aya. Jadi, Rion dalam cerita ini digambarkan sebagai sosok baik hati yang peduli dengan semua orang.

Sandra sendiri mengidap penyakit Bulimia. Bulimia adalah penyakit kejiwaan yang kerap menjangkiti kaum perempuan. Penderita bulimia kerap memakan makanan sebanyak mungkin ketika sedang emosional. Setelah makanan habis, penderita penyakit ini memuntahkan semua makanannya. Sandra pun kerap nyaris pingsan di kamar mandi setelah melakukan rutinitas itu.

Di akhir-akhir cerita, Sandra mengalami koma dan dirawat di rumah sakit karena tertabrak mobil saat berlari keluar rumah. Dari situlah sifat jahat Sandra perlahan ‘mati’, selama di rumah sakit Sandra terus didampingi oleh Evan. Akhir cerita sama dengan di awal cerita, dengan menampilkan sosok Sandra dan Evan.

Pia menceritakan Novel ini dengan alur maju mundur. Ia kerap mengulang cerita di 10 tahun yang lalu, dua bulan lalu atau pun dua minggu lalu. Dari sinilah, Pia memutar otak pembacanya. Jika tidak jeli memperhatikan keterangan waktu, pembaca bisa terkecoh dengan jalan cerita dan penokohannya.

Pesan utama yang muncul dari Novel ini adalah kita harus memahami latar belakang kehidupan setiap orang. Sifat jahat dan kebencian yang dimiliki seseorang hanyalah dampak dari kehidupannya di masa lalu. Kita tidak boleh menilai orang dari luarnya saja. Sandra bisa jahat karena pengaruh orang tuanya, Rion kelihatannya galak tapi sebenarnya sangat perhatian terhadap semua orang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s